KH MUZAKKI DI MANAQIB KUBRO

Jumat, 07 Oktober 2016, Oktober 07, 2016 WIB Last Updated 2021-08-10T23:13:28Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
 
Warga Nahdhiyin Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah menggelar perhelatan akbar untuk meningkatkan spiritualitas dan pengetahuan agama. Acara itu dihadiri ribuan umat Islam yang diadakan di Pendapa Pengayoman, Minggu, 14 Desember 2014.
Acara itu adalah Manaqib Kubro Bahtsul Masail, Istigotsah Jami’yah Ahlith Thoriqohal Mu’tabaroh An-Nahdliyin dan Pengajian Akbar Idaroh Wustho. Ketua Panitia KH Muhammad Zaenal Arifin, mengatakan kegiatan thoriqoh guna menyatukan umat islam sesuai ajaran ahlusunah wal jamaah.
“Pemimpin umat, diharapkan bisa mengajarkan Islam yang rahmatan lil alamin, ” kata pengasuh Ponpes Darusalamah, Salamrejo, Selopampang tersebut.

Menurutnya usai kegiatan diharapkan hati peserta dapat lunak, agar nanti menjadi umat yang tidak fanatis buta.
Penasihat GP Ansor Yami Blumut, mengatakan, tindak lanjut dari kegiatan ini adalah warga Nahdlatul Ulama (NU), bisa menjalankan tiga pilar dari pada ajaran ahlusunnah wal jamaah. Pertama tauhid, kedua syariat, ketiga tasawuf.
” Kegiatan thoriqoh adalah untuk membangun ahlak, maka tidak pernah orang thoriqoh itu menyalahkan orang tapi hanya pantas dan tidak pantas saja,” terangnya.
Bupati Temanggung, Bambang Sukarno, menyambut baik kegiatan warga Nahdliyin tersebut. Dia berharap apa yang dilakukan berimplikasi positif semakin menyatukan umat, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Seorang panitia Rubianto, mengatakan peserta mencapai 2.000 orang, berasal dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. ” Peserta dari utusan organisasi, mahasiswa, muslimat, bahtsul masail,” katanya.
Komentar

Tampilkan

Terkini

Followers

+