SUASANA JUM'AT LEGI (MANIS) DI AL-QODIRI

Jumat, 07 Oktober 2016, Oktober 07, 2016 WIB Last Updated 2021-08-10T23:13:26Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



Siapa yang tidak kenal dengan Pesantren Alqodiri ? Pesantren yang berada di Jalan Manggar, Gebang, Patrang Jember ini sudah terkenal dimana-mana. Pesantren ini diasuh oleh Kyai Muzakki Syah. Nama Alqodiri pun semakin terkenal dengan adanya produk air mineral.

Namun ada satu kegiatan yang menarik yang diadakan oleh Pesantren Alqodiri. Tepatnya pada malam Juma'at Legi, dimana masyarakat berbondong-bondong, tidak hanya dari masyarakat Jember sendiri, luar daerahpun juga turut serta untuk mengikuti kegiatan ini. Baik dari Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan daerah lainnya. Kegiatan ini disebut "Manaqib Syekh Abdul Qadir". Kegiatan "Manaqib Syekh Abdul Qadir" adalah kegaitan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Kyai Muzakki Syah.

Beribu-ribu warga yang hadir memadati tempat manaqib tersebut. Di sepanjang Jalan Manggar pun tidak kalah ramainya dengan pedagang yang mencari rezekinya di malam hari. Dari pedagang buah, baju, makanan, accecories, hingga peralatan rumah tangga. Lalu lalang masyarakat, baik jamaah manaqib maupun orang yang hanya berjalan-jalan menambah keramaian di jalan tersebut.

Kemacetanpun tidak bisa dihindari. Sampai-sampai mobil dan kendaraan besar lainnya tidak boleh melintas di Jalan Manggar karena dapat memperparah kemacetan yang terjadi. Sehingga mobil atau kendaraan besar yang mau melintas dialihkan menuju Jalan Kasuari. Di jalan Kasuari, Jalan Bungur, Jalan Cendrawasih, dan Jalan Kenangan juga terkena dampak kegiatan manaqib.

Jalan-jalan tersebut menjadi tempat parkir untuk mobil dan kendaraan besar yang dikendarai oleh jamaah yang datang. Di Jalan Manggar hanya diperbolehkan untuk tempat parkir sepeda motor. Sehingga para Jamaah yang menhadiri acara manaqib tidak perlu berjalan jauh untuk sampai di tempat acara. Disepanjang Jalan Manggar banyak terdapat tempat parkir yang disediakan oleh masyarakat sekitar pondok pesantren.

Dengan adanya acara tersebut, para pedagang dan para jamaah bisa saling bermanfaat. Para pedagang bisa memperoleh rezeki tambahan dari penjualannya kepada para jamaah atau masyarakat. Dan para jamaah tidak khawatir tentang apa yang dibutuhkan bisa didapat dengan mudah. (Rz)
Komentar

Tampilkan

Terkini

Followers

+