JFC, JSG, KIP, DAN PESANTREN AL-QODIRI 1 JEMBER

Jumat, 11 Agustus 2017, Agustus 11, 2017 WIB Last Updated 2021-08-10T23:12:55Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


RADAR JEMBER- Orang nomor 1 di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki rencana datang ke Jember Minggu, 13 Agustus 2017 pekan ini. Presiden Jokowi rupanya tertarik nonton langsung pagelaran Jember Fashion Carnaval (JFC). Selain itu, potensi gagasan wisata religi juga menjadi perhatian.

Kabar rencana kedatangan Presiden Joko Widodo, itu dibenarkan Bupati Jember, Faida. Bahkan kata Bupati, beberapa orang utusan istana sudah ada di Jember. Mereka fokus melakukan persiapan kedatangan presiden. "Termasuk beberapa titik yang akan dikunjungi presiden," katanya.

Salah satu tempat yang dipastikan akan dikunjungi Presiden Joko Widodo, Stadion Jember Sport Garden (JSG) di Ajung Jember. Presiden, direncanakan meresmikan stadion standar internasional itu. Selain itu, presiden juga diagendakan menyerahkan ribuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di stadion tersebut.

Sebagai bentuk Apresiasi Pemkab Jember pada presiden, Bupati Faida, juga akan mengundang peserta imunisasi campak dan rubella, kemudian bersama-sama untuk mengucapkan terima kasihnya karena Presiden Joko Widodo, imunisasi MR dapat bisa dimanfaatkan masyarakat lintas golongan secara gratis. "Karena imunisasi ini keputusan yang tepat dari presiden, kami di Jember patut mengapresisasinya," tuturnya.

Rencana kedatangan Presiden Joko Widodo, membuat Bupati Faida semakin optimis bahwa Jember akan menerima berkah dari pemerintah pusat. Salah satunya, niatan presiden yang tertarik berkunjung ke Ponpes Al-Qodiri 1 Jember. Presiden ingin berkunjung ke Al-Qodiri 1 Jember, karena Bupati mengenalkan rintisan wisata religi di ponpes tersebut.

Semampang ada di ponpes yang sering dikunjungi masyarakat Jember, program nasional (prona) sertifikat tanah dan rumah, serta pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) dari Badan Pertahanan Nasional, juga direncanakan untuk diserahkan secara simbolis di ponpes yang diasuh KH. Achmad Muzakki Syah.

Di balik rencana kedatangan presiden, bupati tentu juga akan menitipkan programnya yang memiliki kaitan langsung dengan pemerintah pusat. Salah satunya, realisasi tentang keinginan masyarakat, menjadikan Jember sebagai embarkasi antara haji dan umrah.

Masih kata Bupati Faida, kedatangan Presiden ke Jember, tak lain karena berkah setelah Jember ditetapkan menjadi kota Karnaval Dunia oleh pemerintah pusat. Itu artinya, agenda dan penyelenggaraan JFC sudah menjadi milik Indonesia.

Tugas untuk menjaga status Kota Karnaval Dunia, kata bupati, menjadi tanggung jawab bersama masyarakat Jember. Katanya, masyarakat sudah harus bisa mengimbangi kesuksesan JFC saat ini, dengan mendukung program Jember Kota Karnaval dunia. Sehingga diharapkan, kemudian hari ada impact peningkatan pendapatan perkapita masyarakat di berbagai sektor.

"JFC harus menjadi daya Ungkit bagi tumbuhnya sektor usaha lain, baik perhotelan, wisata, kuliner, kerajinan, investasi, perbankan, dan pengusaha pangan lain," papar bupati. Sehingga, even tahunan ini bisa menghadirkan manfaat yang lebih luas lagi bagi Jember.

Paling penting kata Bupati Faida, kedatangan presiden Joko Widodo, harus meninggalkan kesan bahwa masyarakat Jember begitu ramah menyambut tamunya. Sehingga, presiden juga bisa membalasnya dengan memprioritaskan program nasional untuk kabupaten Jember. (fifa).
Komentar

Tampilkan

Terkini

Followers

+