PESANTREN AL-QODIRI

(0331) 485692 / 082232826265

Iklan

PROFIL PESANTREN AL-QODIRI 1 JEMBER

Jumat, 18 Agustus 2017, Agustus 18, 2017 WIB Last Updated 2019-09-15T04:36:01Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Pondok Pesantren Al-Qodiri Jember yang saat ini  beralamat  di Jl. Manggar 139 A, kelurahan Gebang Poreng Kecamatan Patrang Kabupaten Jember, didirikan pada hari  Kamis (malam Jum’at) tanggal 06 Juni 1987  oleh  KH Achmad Muzakki Syah yang sekaligus bertindak sebagai pengasuh.
Lokasi Pesantren Al-Qodiri yang terletak kurang lebih  2 km sebelah utara alun-alun kota Jember, secara geografis berada pada jalur strategis, sebab lokasi tersebut sangat mudah dijangkau dari  segi transportasi, juga berada pada wilayah yang asri sehingga sangat kondusif dan cocok untuk perkembangan lembaga pendidikan.
Secara makro, sebagai daerah yang diapit oleh empat kabupaten lain, posisi pesantren Al-Qodiri Jember menjadi Central, sebab ia merupakan lalu lintas pendidikan kota-kota lainnya seperti Probolinggo, Lumajang, Bondowoso, Banyuwangi dan bahkan Bali, empat jalur komunikasi dan sektor pembangunan di empat kabupaten lainnya harus diakses dari Jember, dengan demikian untuk ukuran daerah  tapal kuda, Jember merupakan barometer, pesatnya perkembangan pendidikan di kabupaten Jember secara empirik juga melampaui kota-kota lainnya.
Tentang pemberian nama Al-Qodiri pada pesantren ini disebutkan oleh DR. Hefni Zain (Dosen Pascasarjana IAIN Jember) dalam MUTIARA DI TENGAH SAMUDRA (LKIS) : Pemikiran, perjuangan dan biografi  KH Muzakki Syah,  (2007 : 38-51)  adalah  didasarkan pada dua hal, pertama disandarkan pada asma Allah “Al- Qaadir” yang berarti zat yang maha kuasadiatas segalanya. Penyandaran kepada asma Allah tersebut dimaksudkan agar kuasa Allah terpusat di lembaga ini sehingga seluruh tamu yang datang, para santri, jamaah, atau siapapun yang datang ke Al-Qodiri dikabulkan semua hajatnya, sebab Allah maha kuasa atas segala sesuatu termasuk mengabulkan hajat-hajat mereka.
Kedua, nama Al-Qodiri disandarkan pada nama besar Syaikh Abdul Qodir Jailani, sebab kyai Muzakki sejak kelas 2 SD sudah mengamalkan Dzikir Manaqib Syaikh Abdul Qodir Jailani, penyandaran kepada nama syaikh Abdul Qodir Jailani,  dimaksudkan agar lembaga ini kelak mendapat siraman karomah sebesar karomahnya Syaikh Abdul Qodir Jailani.
(sumber : MUTIARA DI TENGAH SAMUDRA, Dokumen Pesantren Al-Qodiri berupa Buku Biografi KH Ach. Muzakki Syah)
Merupakan sunnatullah bahwa segala sesuatu berangkat dari yang kecil dan kemudian berkembang menjadi besar, demikian juga dengan Pondok Pesantren Al-Qodiri yang diawal pendiriannya, santri yang mondok hanya berjumlah 9 orang,  saat ini sudah mencapai kurang lebih 3000 santri . Demikian juga dangan fasilitas dan lembaga pendidikannya.  Awalnya kamar-kamar santri hanya terdiri dari gubuk-gubuk bambu yang berdiri diatas tanah kurang dari ½ hektar, kini sudah direlokasi dan direhab menjadi bangunan permanen yang berdiri megah diatas tanah seluas kurang lebih 29 hektar.
Lembaga pendidikan yang ada pada saat itu hanyalah Madrasah Ibtidaiyah, tetapi sesuai dengan perkembangannya yang semakin mantap, saat ini yayasan Pondok Pesantren Al-Qodiri Jember  mengelola beberapa lembaga pendidikan antara lain :
1.       TAMAN KANAK-KANAK (TK)
2.       SEKOLAH DASAR PLUS (SD PLUS)
3.       SEKOLAH MENENGAH PERTAMA PLUS (SMP PLUS)
4.       MADRASAH TSANAWIYAH UNGGULAN (MTS UNGGULAN)
5.       MADRASAH ALIYAH (MA)
6.       SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)
7.       SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM AL-QODIRI (STAIQOD)
8.       SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES BHAKTI AL-QODIRI)
9.       PONDOK ANAK-ANAK (PA)
10.   TAHFIDZUL QUR’AN
11.   KBIH AL-QODIRI 1 JEMBER
 (sumber : Dokumen Pesantren Al-Qodiri Jember tahun 2015)
Pesatnya perkembangan pesantren Al-Qodiri Jember selain ditentukan oleh faktor utamanya, yakni ketokohan dan kemanfaatan kyai Muzakki bagi umat, juga tidak terlepas dari  perkembangan jamaah dzikir manaqib yang terus menjamur di berbagai kawasan di tanah air, mereka kemudian memondokkan putra-putrinya di pesantren Al-Qodiri  Jember .
Bahkan saat ini  menurut data base yang ada di Al-Qodiri pusat (disebut juga Al-Qodiri I Jember)  lembaga pendidikan yang beraviliasi pada Al-Qodiri Jember berjumlah sekitar 42 unit dan tersebar di berbagai daerah, diantara mereka ada yang langsung mengunakan nama Al-Qodiri II, III sampai dengan XX, juga ada yang menggunakan nama Barakatul Qodiri, Nurul Qodiri, Nahdlotul  Qodiri, Karomatul Qodiri, Hikmatul Qodiri, Misbahul Qodiri, Miftahul Qodiri, Habibul Qodiri, dan semacamnya.
(sumber : Dokumen Pesantren Al-Qodiri Jember tahun 2015)
Sebagai upaya memberikan arah, motivasi dan kepastian cita-cita yang  hendak diwujudkan, maka visi dan misi  pesantren Al-Qodiri Jember ditetapkan sebagai berikut :

V I S I
Menjadi lembaga pendidikan yang dibangun atas dasar komitmen yang kokoh  sebagai pusat pencerahan aqidah, penguatan  syariah dan  pemantapan akhlakul karimah.
M I S I 
Mengembangkan  pembiakan  embrio SDM berkualitas & integratif.
Memberikan   kontribusi    terhadap      pembangunan   masyarakat  khususnya  dalam  memperkuat landasan spiritual,  moral  dan  kematangan  emosional.
Sebagai  pusat rehabilitasi sosial yang melayani  hajat  semua orang secara efektif, efisien, bermartabat dan berbudaya .
Mencetak manusia dengan keseimbangan trio cerdas, yakni kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual
(sumber : Dokumen Pesantren Al-Qodiri Jember tahun 2015)

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, bahwa secara keseluruhan santri yang mondok di Pesantren Al-Qodiri Jember tahun 2015 berjumlah kurang lebih 3000 santri, terdiri dari 700 santri putra dan sisanya adalah santri putri. Mereka berasal dari berbagai daerah di indonesia, antara lain : Jabodetabek, Jogjakarta Cirebon, Majalengka, Sumetera, Lampung, Kalimantan,  Sulawesi,  Maluku, Irian Jaya, Jawa Tengah,  Jawa Barat,  Bali, Madura, Blitar, Tulungung, Jombang , Madiun, Kediri, Trenggalek,  Malang, surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Situbondo, dan Bondwoso. Malaysia.
(sumber : Dokumen Pesantren Al-Qodiri Jember tahun 2015)

Sejumlah santri tersebut, selain di bimbing langsung oleh KH. Ach Muzakki Syah melalui model pendampingan, keteladanan dan pengajian rutin kitab klasik baik sorogan maupun wetonan,  juga di bantu oleh KH Taufiqurrohman Muzakki Syah, KH Umar Syaifuddin, KH Abdul jailani (Almarhum) dan  ustadz lain yang tergabung dalam dewan asatidz.
Dewan asatidz di pondok pesantren Al-Qodiri Jember terdiri dari 75 ustadz dan 100 ustadzah yang mayoritas berasal dari alumni dan santri senior serta sebagian kecil guru tugas dari pesantren lain, seperti Pesantren Sidogiri pasuruan dan Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo.
(sumber : Interveui dengan ketua pengurus Pesantren Al-Qodiri Jember tgl 22 Juni  2010)

    Data fasilitas pendidikan PP Al-Qodiri Jember  tahun 2010

Dalam rangka menyediakan sarana pendidikan yang memadai,   pesantren Al-Qodiri secara bertahap terus meningkatkan pengadaan sarana dan prasarana guna menunjang optimalnya proses pembelajaran dan pendidikan. Sampai saat ini sarana dan prasarana yang dimiliki pesantren Al-Qodiri Jember  antara lain sebagai berikut :
a.    Masjid putra dan masjid putri, yang keduanya merupakan tempat ibadah khususnya sholat para santri dan juga berfungsi sebagai tempat dzikir bagi jama’ah manaqib baik yang tiap malam jum’at (mingguan) maupun tiap jum’at manis (bulanan).
b.    Arama santri putra dan putri, berupa bangunan lantai dua (2), terdiri dari 264 kamar yang menampung 3000 santri putra dan putri.
c.     Perpustakaan pesantren berupa bangunan lantai dua (2), terdiri dari 6 lokal.
d.    Koperasi dan warung santri, untuk kebutuhan santri dan jamaah dzikir manaqib.
e.    Kantor pengurus, berupa bangunan lantai dua (2) yang sekaligus merupakan pusat administrasi PP. Al-Qodiri I Jember.
f.     Perumahan pengurus dan asatidz, terdiri dari 20 loka1.
g.    Wisma tamu,  berupa bangunan lantai dua (2) terdiri dari 4 lokal untuk penginapan para tamu yang datang dari jauh.
h.    Gedung sekolah, antara lain :
Taman Kanak-Kanak,  terdiri dari  5 Lokal.
a.    Madrasah Diniyah   terdiri dari  32 lokal
b.    Sekolah Dasar Plus, terdiri dari  8 lokal
c.     Madrasah Tsanawiyah, terdiri dari 12 lokal lengkap dengan perpustakaan dan laboratorium komputer.
d.    Madrasah Aliyah, terdiri dari  15 Lokal lengkap dengan perpustakaan, laboratorium IPA,  laboratorium bahasa, serta laboratorium komputer.
e.    Gudung STAIQOD terdiri dari 12 Lokal lengkap dengan perpustakaan dan laboratorium komputer
f.     Gedung Tahfidz Al-Qur’an  1  lokal
g.    Kediaman ( dalem ) Kyai atau pengasuh 1 lokal
(sumber : Hasil Observasi dan Interveui dengan ketua pengurus Pesantren Al-Qodiri Jember tgl 22 Juni  2010)
Komentar

Tampilkan

Terkini

Followers

+