PESANTREN AL-QODIRI

(0331) 485692 / 082232826265

Iklan

AL-QODIRI DAN ALUN-ALUN MENJADI TITIK TUMPU TURUNNYA SYAFAAT

Jumat, 08 September 2017, September 08, 2017 WIB Last Updated 2017-10-01T07:53:39Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
Manaqib Syekh Abdul Qodiri Al-Jaelany di Al-Qodiri 

Habib Syekh Bin Abdul Qodir As-Segaf saat show di Alun-alun Jember
sumber: https://jemberkab.go.id/
Oleh : Syamsuri


Al-Qodiri - Jember merupakan kota pendhalungan yang telah digemakan oleh Bupati Jember beberapa waktu lalu. Sebagai kota pendhalungan, didalamya terdapat beberapa budaya dan kesenian yang berasal dari beberapa daerah. Ada yang asli Jember, ada pula yang asli Madura, dan masih banyak kebudayaan lainnya yang ada dikota Jember. Tidak hanya itu, dari segi bahasa, masyarakat Jember masih banyak yang berinteraksi dengan menggunakan bahasa Madura walaupun secara geografis Jember terletak di Pulau Jawa.

Namun meski begitu, Jember dengan masyarakatnya yang multi kultural, tidak menjadikan suatu hambatan pembangunan kota Jember, bahkan dengan hal itu masyarakat Jember menjadi lebih bersatu dalam semangat gotong royong. Tidak hanya itu, dr. Hj. Faida, MMR selaku Bupati Jember bersemangat untuk menyatukan masyarakat Jember dengan berbagai kegiatan. Salah satu kegiatan yang juga termasuk bagian dari 22 janji kampanyenya ialah menjadikan Jember sabagai kota bumi Solawat.

Janji tidak hanya janji, ternyata bupati Jember dapat mampu merealisasikan janji itu dengan sering menghadiri kegiatan manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jaelany di Pondok Pesantren Al-Qodiri. Tidak berhenti disitu, keinginan Bupati menjadikan Jember sebagai kota bumi Solawat semakin terwujud dengan adanya Show solawat Habib Syekh Bin Abdul Qodir As-segaf di Alun-alun Jember. Waktu yang bersamaan dengan tempat yang berbeda Ponpes Al-Qodiri 1 Jember juga memiliki acara rutinan bulanan yaitu manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jaelany yang dipimpin langsung oleh KH. Ach. Muzakki Syah selaku Imam Besar. 

Dengan begitu, Bupati sukses menjadikan Jember sebagai kota bumi Solawat pada waktu yang bersamaan dengan tempat yang berbeda. Dengan demikian, tidak berlebihan jika Jember disebut memiliki dua titik tumpu turunnya Syafaat pada malam itu, yaitu malam jum'at manis. Satu tumpu berada di Pondok Pesantren Al-Qodiri 1 Jember dengan amalan manaqibnya, sedangkan tumpu yang lain berada di Alun-alun Jember dengan kegiatan solawat yang dipimpin oleh Habib Syekh Bin Abdul Qodir As-segaf yang memiliki nama lengkap Al-habib Abdul Qodir bin Abdurrahan As-segaf.  (Sym/pgrs.pa)
Komentar

Tampilkan

Terkini

Followers

+