Sabtu, 30 Desember 2017

REVIEW FILM AYAT-AYAT CINTA 2


Beberapa hari yang lalu saya berkesempatan untuk menonton Film adaptasi dari Novel Fenomenal karya Habiburrahman El-Zirazi, AYAT-AYAT CINTA 2.

Ketika Film AAC dimulai, maka semua penonton pun terdiam. Pandangan sekilas di awal film, Fillm ini benar-benar bisa menggambakan suasana yang  ada di Edinburgh University dan juga suasana di Inggris. benar-benar saya dibawa ke Inggris rasanya.

Gaya seorang Fahri pun juga bisa imbang antara Novel dengan Film. Tak begitu mengecewakan [good enough].

Namun maaf, memang saya bukan seorang pembuat film hebat, saya hanya seorang biasa menonton film yang ahli komentar, namun kosong akan kualitas diri. Namun saya kira saya syah-syah saja, sebab saya sebagai penonton sudah seharusnya puas dengan Film yang saya tonton. Karena saya bayar. Saya berhak untuk menilai menurut hemat saya.

wa ba'du....

Saya akan memberikan komentar Positif dan Negatif tentang Film Ayat-Ayat Cinta
1. Positif
- Suasana benar-benar memberikan gambaran di Edinburgh University kendati seseorang belum pernah kesana. minimal di internet ada gambarnya dan di film tersebut cocok dengan gambar-gambar yang ada di internet. Jadi saya yakin, itulah Edinburgh Universty, Insyaallah.

2. Pemain Fahri, menurut saya good Enough, bisa mewakili Fahri yang ada di Novel. Kendati nada bicaranya kurang terlalu indah seindah yang di Novel.

3.



2. Negative
- Pemainnya bukan Asli Inggris.
- Pemeran orang yang

Followers

Terkini