ISTIQOMAH: KUNCI KEBERHASILAN AL-QODIRI

Selasa, 28 Agustus 2018, Agustus 28, 2018 WIB Last Updated 2021-08-10T23:12:24Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

(Amalan yang dicintai oleh Allah, adalah amalan yang dilakukan secara terus menerus)
[Hadist Nabi]


Oleh : 
Abu Tholib
[Alumnus PP Al-Qodiri 1 Jember & Pendiri dan direktur English Camp of Al-Qodiri Cabang 3]

            Istiqomah merupakan aktivitas penentu keberhasilan Al Qodiri, baik dari segi pembangunan, jamaah Manaqib dan jumlah santri yang terus meningkat. Pada waktu itu, sekitar 2017 tepatnya pada malam jum’at manis/Jum’at legi saya menjadi petugas keamanaan pondok/Satpam. Karena memang siswa SMA Sederajat apabila jum’at manis bertugas sebagai Satpam. Pada waktu itu saya melewati jama’ah manaqib untuk bergegas ke post keamanan, saya melewati kumpulan jama’ah sambil mendengarkan secara sekilas ceramahnya Kiai Achmad Muzakki Syah. Namun saya terhenti sebentar, ketika Kiai mau menjawab pertanyaan dari jama’ah Manaqib tentang kunci keberhasilan Al Qodiri, yang mampu mengalahkan/mengungguli pondok-pondok lain yang berdiri telah lama. Memang, waktu itu saya sebagai santri ada pertanyaan dibenak saya, namun saya tidak mungkin mempertanyakan itu kepada Kiai yaitu pertanyaan yang sama dengan yang saya dengar. Akhirnya saya mendengarkan secara penuh apa sebenarnya kunci keberhasilan PP. Al Qodiri. Ternya Kiai menjawabnya dengan jawaban yang simple namun berbobot yakni Istiqomah. Setelah mendengar kata itu, saya terkejut karena memang benar Kiai selalu melakukan itu (Istiqomah).
            “Istiqomah mudah diucapkan, namun tidak mudah untuk dilakukan” ucapan yang sering di sampaikan oleh masyarakat umum, namun tidak bagi Kiai Achmad Muzakki Syah. Karena ketika kita mengamati ibadah Kiai, baik mengimami Sholat Shubuh, dan Mahgrib, serta banyak aktivitas lain lagi. Kiai memang mencerminkan bentuk Ke-Istiqomahan dalam bentuk ibadah, misalnya: ketika kiai sedang tidak cukup sehat, ia tetap berjuang untuk mengimami sholat shubuh, tidak hanya itu saja, ada contoh lainnya, di saat Kiai pulang dari pengajian Manaqib di luar pondok pesantren, Kiai sampai ke pondok sebelum Manaqib malam (Jam 24:00 WIB). Waktu itu, Kiai langsung mengimami Manaqib. Tidak ada kata lelah untuk beribadah bagi Kiai, itu pikirku.
            Jadi, Kunci keberhasilan PP. Al Qodiri 1 Jember yakni keistiqomahan. Perbuatan yang dicintai oleh Allah. Mari kita sebagai pembaca, baik sebagai santri, alumni atau jama’ah Manaqib belajar bersama-sama untuk istiqomah.



Komentar

Tampilkan

Terkini

Followers

+