BERDOA IBARAT MEMANCING

Sabtu, 01 September 2018, September 01, 2018 WIB Last Updated 2021-08-10T23:12:19Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


BERDOA IBARAT MEMANCING
oleh:
Fikri Farikhin

Malam adalah waktu yang paling nikmat untuk istirahat [tidur]. Namun janganlah kita pergunakan waktu malam untuk tidur seluruhnya. Luangkan waktu untuk bangun dan bersimpuh pada Allah. Meminta ampun atas segala dosa yang telah kita lakukan.
Juga waktu malam adalah waktu yang sangat strategis untuk berdoa. Kiai Muzakki dalam tausiyahnya pernah menyampaikan bahwa berdoa itu ibarat memancing ikan. Memancing ikan itu ada metodenya. Jika metodenya salah maka target takkan didapat.
Misalnya kita ada niatan yang besar memancing ikan, tapi tempat memancing ikannya tidak tepat. Taruhlah, kita memancing ikan di kolam yang disitu tak ada ikannya. Meski kita mancing seharian, tak mungkin kita dapat ikan. Betul?
Hal ini juga berlaku untuk doa. Ada tempat dan waktu yang mustajab [doa mudah dikabulkan], yaitu:
1.       Tempat di Masjid.
2.       Waktu di sepertiga malam
Kenapa waktu sepertiga malam doa menjadi mustajab? Jawabnya ada dalam Hadis Qudsi yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, semoga ridha Allah tercurah atasnya, bahwasannya Rasul Allah saw, bersabda:
“Tuhan kita Yang Maha Suci Lagi Maha Agung, setiap malam “turun” ke langit dunia, yaitu ketika malam tinggal sepertiganya yang terakhir. Ketika itu Dia berfirman: “Siapakah yang ingin berdoa kepada-Ku, niscaya akan Ku-kabulkan untuknya. Siapakah yang [ingin] bermohon kepada-Ku, niscaya akan Ku-kabulkan permintaannya. Siapakah yang akan memohon ampunan-Ku, niscaya akan Ku-ampuni.
Diriwayatkan oleh al-Bukhari [demikian juga Muslim, Mali, at-Tirmidzi dan Abu Daud].
Dalam riwayat Muslim ada tambahan:
Dia akan terus-menerus demikian, sampai fajar bercahaya [terbit].
Melihat waktu sepertiga malam adalah waktu strategis untuk berdoa, akankah kita masih akan meneruskan kebiasaan tidur kita hingga terbitnya fajar? Jangalah! Janganlah itu dilakukan, sangat disayangkan jika kita melewatkan waktu itu dengan sia-sia.
Semoga kita semua bisa mengamalkannya dan semoga kita bisa menjadi hamba-hamba Allah yang termasuk golongan-golongan sholihin. Aminn.
Bustanul Ulum Al-Hadi, Kaca Piring Jember 02 -09 - 2018

Komentar

Tampilkan

Terkini

Followers

+