PINGIN ORANG TUA BANGGA?

Senin, 10 September 2018, September 10, 2018 WIB Last Updated 2021-08-10T23:12:16Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Oleh : 
Abu Tholib
[Alumnus PP Al-Qodiri 1 Jember & Pendiri dan direktur English Camp of Al-Qodiri Cabang 3]

(Tulisan ini terinspirasi dari ibu pedagang saat pernikahan Mr. Qomar)

Pingin orang tuanya bangga? Pasti semua anak ingin dibanggakan oleh orang tuanya, tak satupun anak ingin direndahkan oleh orang tua. Mampu membanggakan orang tua itu pahala yang amat besar, karena “Ridhonya Allah tergantung dari Ridhonya orang tua, dan Murkanya Allah tergantung dari murkanya orang tua”.
Lalu kenapa saya harus menulis tentang hal ini?. Pada waktu menjelang magrib, saya mau melaksanakan sholat terlebih dahulu, namun karena saya dan teman-teman sholat di pondok pesantren, jadi saya menunggu sholat berkahir. Ketika menunggu itu, saya menyempatkan diri untuk duduk dengan ibu penjual lontong. Lalu saya menanyakan banyak hal, dan dia banyak cerita tentang anaknya, prestasinya, ia mengajar di sekolah ini, selalu juara anaknya, dsb. Setelah saya mengetahui itu, orang tua begitu bangga atas prestasi yang diaraih oleh anaknya sehingga ia menceritakan panjang lebar ke orang lain.
Bagaimana cara tercepat membanggakan orang tua?. Apabila anda adalah santri, maka lakukan lah sebisa dan semaksimal anda dalam belajar. Artinya, apabila anda sekarang seorang santri, maka putuskanlah sejak semester awal untuk menjadi juara 1. Karena apabila anda memutuskan untuk menjadi juara maka itu lebih mudah dibandingkan orang yang tidak memutuskan tujuan yang ia inginkan. Misalnya: anda mau ke surabaya, tapi anda tidak tau mau ke surabaya mana?, sama seperti orang yang tidak memiliki tujuan dalam belajar, ia akan mengalir seperti air, dan lama kelamaan ia akan terpaksa untuk berubah atau ia akan ditinggal oleh zaman. Karena sejatinya “Hidup adalah perubahan, jika engkau tak berubah maka engkau hanya akan menjadi korban”.

Abu Tholib
By. Alumnus Al-Qodiri & Founder English Camp, Al Qodiri cabang 3.

Komentar

Tampilkan

Terkini

Followers

+